Sharing Knowledge Capability

Oleh : Rizka Wahyu Romadhona

Based on lecture Dr. Ir. Arif Imam Suroso, MSc (CS)

TOMP Class R46 Master of Management Graduate Program of Management and Business Agriculture University (Institut Pertanian Bogor-IPB) Indonesia

Rizka Wahyu Romadhona

 


Posted in Uncategorized by with comments disabled.

PERTANYAAN & JAWABAN BUKU MERAH

Oleh : Rizka Wahyu Romadhona

Based on lecture by Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, MSc

 

Bab 1 : Perilaku Konsumen Dan Strategi Pemasaran

Perilaku konsumen terkait dengan budaya dari suatu bangsa. Apakah strategi generic dalam pemasaran masih mampu digunakan di Negara yang bangsanya sudah sangat maju/modern?

Strategi generic dalam pemasaran harus dianalisis lagi dengan perspektif Segmentasi, Targeting, dan Positioning yang sesuai dengan budaya pada bangsa yang modern. Berdasarkan pendapat dari Katona, perilaku konsumen akan dipengaruhi oleh persepsi mereka terhadap perekonomian dan pendapatan mereka, sehingga pasti lah strategi pemasaran yang harus diambil berbeda-beda.

Bab 2 : Pemasaran dan Nilai Pelanggan

Bagaimana cara mengkomunikasikan kepada pelanggan bahwa mereka akan mendapatkan value yang tinggi apabila mereka membeli produk perusahaan kita dibandingkan perusahaan lain?

Perusahaan harus dapat lebih komprehensif memahami berbagai kebutuhan dan situasi penggunaan para pelanggan, sehingga dapat menciptakan produk yang menjadi penyedia solusi bagi pelanggan yang lebih dari sekedar penjual produk atau layanan. Hal ini akan memberikan peluang bagi perusahaan untuk menciptakan benefit yang memberi nilai tambah untuk para pelanggan. Selain itu, perusahaan harus mampu membentuk customer value dan emotional value sehingga dapat mendorong nilai performance produk yang dirasakan oleh konsumen.

Bab 3 : Pasar dan Permintaan Pasar

Bagaimana cara kita memperkirakan permintaan pasar pada kondisi konsumen tidak loyal dengan banyak pesaing yang kompetitif dengan banyak produk substitusi?

Permintaan pasar dapat diperkirakan dengan mengetahui pembelian pengulangan dan pembelian baru. Pada kondisi konsumen tidak loyal dengan banyak pesaing yang kompetitif dan banyak produk substitusi, market development index berada di bawah 67 maka pemberian defisiensi benefit dan penurunan harga dapat membawa lebih banyak customer ke dalam pasar.

Bab 4 : Pangsa Pasar

Bagaimana melihat posisi perusahaan dalam pasar industry ? dan cara mengukur pangsa pasar perusahaan kita apabila kita sebagai perusahaan baru.

Berdasarkan tingkat konsentrasi industry yang didasarkan pada proporsi pangsa pasar akan menentukan struktur pasar dimana suatu perusahaan berada di dalam industry tersebut. Struktur pasar suatu industry yang diukur dengan tingkat dominasi beberapa perusahaan besar dalam suatu industry, dapat ditentukan dengan concentration ratio (CR) atau Herfindahl Index (HI). Untuk mengukur pangsa pasar perusahaan adalah dengan menggunakan Revenue market share dan Unit market share yang dicapai perusahaan.

Bab 5 :  Penetrasi Pasar

Sampai sejauh mana perusahaan menganggap bahwa penetrasi pasar, penetrasi merek dan penetrasi peluang penting bagi perkembangan perusahaan?

Penetrasi pasar merupakan salah satu strategi perusahaan yang dapat dijalankan untuk meningkatkan keberhasilan strategi mereka dengan pelanggan serta sebagai hasilnya meningkatkan pangsa pasar. Metode penetrasi pasar dapat mengukur peluang-peluang potensial pasar secara keseluruhan.

Bab 6 : Perhitungan Biaya dan Estimasi

Kenapa diperlukan ramalan dalam pemasaran? Bukannya itu tidak efektif, karena diperlukan beberapa masukan untuk perhitungannya yang menjadikan perhitungan peramalan tersebut justru semakin tidak jelas?

Ramalan data pemasaran yang didasarkan pada hubungan kausal akan membantu manajer mengukur pemasaran dengan mempelajari perilaku hubungan antara variable bebas (predictor) dan variable terikat yang bertindak sebagai respons. Para pengambil kebijakan di bidang pemasaran (marketing manager) harus berusaha untuk mengetahui berapa banyaknya produk yang terjual dalam suatu periode (variable terikat, atau “output”) yang diperoleh melalui sejumlah pengeluaran untuk melaksanakan strategi pemasaran yang diprogramkan pada periode tersebut (variable terikat, atau “input”. Hubungan antara produk yang terjual dengan pengeluaran di bidang pemasaran sangat penting untuk dianalisis guna menentukan derajat hubungan/asosiasi antara kedua variable itu, sekaligus memprediksi banyaknya produk yang terjual pada anggaran biaya pemasaran tertentu. Berdasarkan analisis kausal, perusahaan dapat menjawab apakah efisiensi biaya pemasaran sudah tercapai. Selain itu, manajer pemasaran juga dapat melakukan prediksi terhadap suatu variable pemasaran jika variable pemasaran lainnya mengalami perubahan.

Bab 7 : Analisis Pesaing

Bagaimana cara yang efektif artinya dapat mengetahui semua kinerja pesaing dalam membuat kajian analisis pesaing ?

Dengan melakukan bench-mark (patok-duga) terhadap pesaing. Selain itu agar pesaing dapat dianalisis maka perusahaan harus dapat memastikan strategi, tujuan, kekuatan, dan kelemahan. Perusahaan juga harus memonitor tiga variable dengan data time-series, yakni share of market, share of mind, dan share of heart.

Bab 8 : Membangun Ekuitas Merek

Terangkan bagaimana pentingnya membangun ekuitas merek berdasarkan 5 unsur utama ekuitas merek seperti yang disampaikan oleh Aaker ( Brand Awareness, Brand Association, Perceived Quality, Brand Loyalty dan Trade Mark) ?

Ekuitas merek adalah asset intangible yang dimiliki sebuah merek karena nilai yang diberikan baik ke pelanggan maupun ke produsen. Jika program pemasaran dilakukan mulai dari promosi di surat kabar atau media lainnya seperti TV atau ekuitas merek sedang diperkuat maka semakin tinggi nilai yang diberikan kepada pelanggan atau produsen. Menurut Aaker, pembagian ekuitas merek berdasarkan 5 unsur utama, yaitu :

  1. Brand awareness, yang mencakup brand recognition (merek yang pernah diketahui pelanggan), brand recall (merek yang pernah diingat pelanggan untuk suatu kategori produk tertentu), top of mind (merek pertama apa yang disebut oleh pelanggan), hingga dominant brand (satu-satunya merek yang diingat pelanggan)
  2. Perceived quality, merupakan hasil persepsi dan judgement dari pelanggan. Bila merek memiliki persepsi yang baik maka akan menjadi dasar bagi eksistensi dan perluasan merek.
  3. Brand Association, bisa digunakan sebagai basis positioning produk.
  4. Brand Loyalty, terkait dengan perolehan laba di masa depan. Loyalitas menjamin pelanggan tidak berpindah ke merek lain.
  5. Trade Mark, melindungi merek dari pesaing yang akan mencoba mengelabui pelanggan dengan nama yang sama atau mirip dengan nama merek.

Bab 9 : Pemasaran Melalui Internet

Apa yang dapat dilakukan oleh perusahaan yang menggunakan e-commerce dalam mengatasi hi-jack oleh pihak tertentu, apakah itu tanggung jawab perusahaan tersebut atau pemerintah?

Perusahaan hendaknya membuat system proteksi yang handal terhadap web yang digunakan untuk memasarkan produknya.

Bab 10 : Komunikasi Pemasaran : Iklan dan Proses Pengolahan Informasi Konsumen

Bagaimana iklan produk anlene dalam menarik sekaligus memberikan edukasi kepada konsumen ?, dan pesan apa yang ingin disampaikan dalam tayangan iklan anlene tersebut?

Iklan produk anlene merupakan produk susu yang kaya kalsium, yang bermanfaat untuk membantu menjaga kesehatan tulang kita. Edukasi yang diberikan kepada konsumen adalah untuk selalu hidup sehat dengan berjalan 1000 langkah setiap hari.

Bab 11 : Komunikasi Pemasaran : Iklan dan Promosi

Berikan penjelasan bagaimana cara memilih media iklan yang paling efektif untuk produk minuman penambah energi dengan harga premium apabila kita dihadapkan pada dana promosi yang terbatas!

Media iklan yang paling efektif untuk produk minuman penambah energy pada dana promosi yang terbatas adalah melalui leaflet/brosur dan membagikannya kepada masyarakat sekitar yang merupakan pangsa pasar mereka (menengah ke atas). Selain itu, perusahaan juga dapat mengiklankan produknya lewat radio dengan biaya yang rendah.

Bab 12 : Kinerja Pemasaran

Dalam kinerja pemasaran, apa yang harus lebih diutamakan bagi perusahaan yang baru berkembang dalam mencapai pangsa pasar atau keuntungan? Bagaimana dengan perusahaan yang sudah memiliki pangsa pasarnya ? jelaskan dan berikan alasannya.

Pemegang saham sebagai pemilik perusahaan pertama-tama akan mempertimbangkan imbalan dari modal yang mereka tanamkan, dimana hal ini tercermin dari tingkat keuntungan yang dihasilkan, dan bukan dari pangsa pasar perusahaan.

Untuk perusahaan yang telah memiliki pangsa pasar, yang diutamakan selain tingkat keuangan yang dihasilkan juga bagaimana mempertahankan dan memperluas pasar.


Posted in Uncategorized by with comments disabled.

JAWABAN & PERTANYAAN BUKU HITAM

Oleh : Rizka Wahyu Romadhona

Based on lecture by Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, MSc

 

Marketing Class R46 Master of Management Graduate Program of Management and Business Agriculture University (Institut Pertanian Bogor-IPB) Indonesia

Bab 1 : Produk

Untuk membuat satu produk yang atraktif dan mencapai target market share yang diinginkan dan juga profit, maka diperlukan usaha manajemen produk yang berkelanjutan dengan beberapa langkah. Sebutkan langkah-langkah yang dimaksud ?

  1. Melakukan Strategi diferensiasi produk : mengembangkan positioning yang tepat sesuai keinginan konsumen potensial yang dituju.
  2. Membuat product positioning, branding dan strategi lini produk
  3. Meningkatkan brand awareness masyarakat terhadap produk dengan melakukan strategi branding dan manajemen merek
  4. Memberikan manfaat produk : manfaat penggunaan, manfaat psikologis, manfaat dalam mengatasi masalah
  5. Memvisualisasi produk : atribut dan keistimewaan produk, kualitas produk, corak produk, kemasan dan label produk
  6. Menambah nilai produk : garansi, kemudahan instalasi, pengiriman, ketersediaan di pasar, layanan purna jual

Bab 2 : Harga

Dalam penetapan harga terdapat dua strategi yakni penetapan harga berbasis pasar dan berbasis biaya. Jelaskan perbedaan kedua strategi tersebut ?

Penetapan harga berbasis pasar : penetapan harga dengan mempertimbangkan daya saing agar tercipta nilai superior. Metode ini membutuhkan data pelanggan dan competitor yang mendalam, yang dimulai dengan pemahaman yang baik tentang kebutuhan pelanggan dan keuntungan yang ditawarkan sebuah produk dibandingkan produk kompetitor. Bila tidak, maka perusahaan akan sulit menempatkan posisi produknya.

Penetapan harga berbasis biaya : penetapan harga dengan mempertimbangkan biaya dan margin yang diinginkan. Metode ini merupakan pendekatan yang paling banyak digunakan oleh perusahaan, karena data pelanggan dan competitor susah untuk didapatkan. Pada pasar diferensiasi produknya juga minim, sehingga pendekatan ini lebih masuk akal.

Bab 3 : Saluran distribusi

Setelah perusahaan selesai mentukan saluran distribusi yang akan dipakai, selanjutnya perusahaan perlu menentukan jumlah perantara untuk ditempatkan sebagai pedagang besar maupun eceran. Sebutkan alternative distribusi yang bisa dipilih perusahaan dan jelaskan perbedaannya ?

  1. Distribusi Intensif : dapat dilakukan oleh produsen yang menjual barang convenience. Perusahaan berusaha menggunakan penyalur, terutama pengecer sebanyak-banyaknya untuk mendekati dan mencapai konsumen. Semua ini dimaksudkan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan konsumen. Makin cepat konsumen terpenuhi kebutuhannya, mereka makin merasakan adanya kepuasan. Untuk barang industri, distribusi intensif inilah biasanya terbatas untuk jenis operating supplies atau barang standard lainnya, seperti obeng, minyak pelumas, dan sebagainya
  2. Distribusi Selektif : Perusahaan yang menggunakan distribusi selektif berusaha memilih suatu jumlah pedagang besar dan/atau pengecer yang terbatas dalam suatu daerah geografis. Biasanya saluran ini dipakai untuk memasarkan produk baru, barang shopping atau barang special, dan barang industri jenis accessory equipment. Perusahaan dapat beralih ke distribusi selektif apabila hal ini lebih menguntungkan daripada distribusi intensif, sehingga jumlah pengecer yang digunakan akan lebih terbatas. Penggunaan saluran distribusi selektif ini dimaksudkan untuk meniadakan penyalur yang tidak menguntungkan dan meningkatkan volume penjualan dengan jumlah transaksi lebih terbatas.
  3. Distribusi Eksklusif : dilakukan oleh perusahaan dengan hanya menggunakan satu pedagang besar atau pengecer dalam daerah pasar tertentu. Jadi produsen/penyedia hanya menjual produknya kepada satu pedagang besar atau satu pengecer saja. Dengan hanya satu penyalur produsen akan lebih mudah dalam mengadakan pengawasan, terutama pengawasan pada tingkat harga eceran maupun pada usaha kerjasama dengan penyalur dalam periklanan. Penyalur sendiri juga memiliki keuntungan karena banyak pembeli yang membeli padanya. Pada umumnya, distribusi eksklusif ini banyak dipakai pada beberapa kondisi, yaitu :
    1. Untuk barang-barang special
    2. Apabila penyalur bersedia membuat persediaan dalam jumlah besar sehingga pembeli lebih leluasa dalam memilih produk yang akan dibelinya
    3. Apabila produk yang dijual memerlukan servis sesudah penjualan (pemasangan, reparasi, dan sebagainya), misalnya alat pendingin udara (AC), lemari es, mesin pertanian, alat-alat konstruksi bangunan, dan sebagainya
    4. Setelah diketahui panjangnya saluran dan banyaknya penyalur yang digunakan oleh produsen, secara keseluruhan dapat diadakan pembandingan untuk jenis-jenis barang konsumsi
    5. Bab 4 : Promosi

Bab 4 : Promosi

Tujuan utama strategi promosi adalah untuk meningkatkan penjualan, dan tujuan promosi jangka pendek untuk mendapatkan pelanggan baru dan menarik segmen bru atau berbeda yang lebih senitif terhadap perubahan harga. Dalam penyusunan strategi promosi suatu perusahaan perlu memahami karakteristik pasarnya, jelaskan secara ringkas bagaimana menyusun strategi promosi ?

Bab 5 : Kinerja pemasaran

Dalam melihat bagaimana efektifitas dari kinerja pemasaran dapat digunakan Balanced scorecard, model Kaplan, dan Norten. Dimana model Kaplan dan Norten menyarankan agar perusahaan mengukur kefektifannya dengan melihat empat dimensi yaitu : financial, pelanggan, internal, dan inovasi dan pembelajaran. Jelaskan empat dimensi tersebut dilihat oleh perusahaan ?

  1. Pelanggan
    Pelanggan yang semakin ‘pintar’, menuntut organisasi untuk berbuat lebih, dengan memerhatikan pelanggan dan kebutuhannya. Ada pepatah yang mengatakan, seseorang tidak akan dapat menyenangkan semua orang di dunia, karena jika ia mencoba untuk melakukan hal itu, ia akan merasa kelelahan. Sama dengan organisasi, ia tidak akan dapat menjangkau semua lapisan masyarakat, oleh karena itu fokus pada segmen tertentu adalah tindakan yang bijaksana. Setelah menentukan segmen yang akan dituju, organisasi perlu memilih metode pengukuran yang akan dilakukan.

Kriteria umum yang digunakan untuk mengukur perspektif ini adalah market share, customer loyalty, customer acquisition, customer satisfaction dan customer profitability. Kriteria umum ini hanya akan membawa organisasi pada level yang sama dengan pesaingnya. Untuk tampil beda, organisasi perlu melakukan sesuatu yang khusus, yaitu dengan menambahkan added value. Added value tersebut dapat dikelompokkan menjadi 3, yaitu :

  • · Karakteristik dari produk: functionality, kualitas, waktu dan harga. Contoh produk yang dalam kategori ini adalah ponsel buatan China/Korea seperti ZTE dan Huawei, yang memberikan harga murah dengan banyak fungsi. Contoh lainnya adalah AirAsia yang menawarkan layanan terbang dengan harga yang lebih murah dan layanan yang relatif tidak selengkap airlines lainnya.
  • · Hubungan dengan pelanggan: kualitas proses jual beli dan hubungan personal dengan pelanggannya. Contohnya adalah Chanel yang menjual produknya dengan harga yang cukup tinggi, sehingga tidak semua orang dapat membelinya, dan layanan yang diberikan pada pelanggannya, pada saat bertransaksi maupun setelahnya, dapat membangun hubungan personal yang baik.
  • · Reputasi produk: Pada kategori ini brand image menjadi hal yang paling penting. Sebagai contoh Starbuck menawarkan produk kopi yang sebenarnya biasa-biasa saja, namun ia menawarkan suasana yang sangat baik. Contoh lainnya adalah Rolex dikenal sebagai produk jam tangan yang memiliki gengsi tinggi.
  1. Proses Internal

dan efisiensi dalam organisasi berhubungan erat dengan pelanggan, karena kesetiaan pelanggan merupakan hasil dari proses dan kegiatan yang terjadi dalam organisasi. Pengukuran yang dilakukan pada perspektif ini dapat difokuskan menjadi tiga kelompok utama, yaitu:

  • · Proses inovasi: dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tiap pelanggannya. Misalnya ketika terjadi penurunan daya beli masyarakat, maka PT Unilever mengeluarkan sabun cuci baru, yang hampir sama dengan produk sebelumnya, namun dengan harga yang lebih miring, yaitu Surf.
  • · Proses operasional: dilakukan untuk memastikan proses produksi dan distribusi produk/service ke pelanggannya. Contoh produk dalam kelompok ini adalah TIKI, dengan menawarkan TIKI YES, jasa pengiriman barang yang menjanjikan one day service. Selain itu, TIKI juga memberikan fasilitas pengecekan melalui website/mobile, dimana pelanggan dapat memeriksa posisi barang yang dikirimkannya.
  • · Pelayanan setelah penjualan: dilakukan untuk menjaga hubungan baik dan memberikan added value pada pelanggan sebagai pengguna produk. Misalnya LG yang menawarkan produk mesin cuci dengan garansi selama 10 tahun, akan memberikan kenyamanan pemakaian produk dengan jaminan nama besar LG, dimana pelanggan tidak perlu kawatir ketika terjadi kerusakan pada produk tersebut.
    Dalam balanced scorecard, tidak semua indikator dapat diikutsertakan dalam pengukuran yang dilakukan. Pengukuran kinerja difokuskan pada proses yang dianggap kurang optimal saja. Misalnya, ketika terjadi kegagalan produk, organisasi perlu mengkaji ulang, pada tahap manakah ia mulai melakukan kesalahan. Setelah ditelusuri, ternyata cara beriklan yang dilakukan kurang tepat. Maka pengukuran dilakukan pada tahap delivering product, untuk mencari apa yang salah dan memperbaikinya. Demikian pula dalam divisi ICT, pengukuran perpektif ini dapat dilakukan, misalnya dengan mengukur prosentase downtine sistem, waktu yang dibutuhkan untuk perbaikan, seberapa sering kerusakan terjadi dan lain sebagainya.
  1. Inovasi dan pembelajaran (learning and growth)

Inovasi yang dibahas disini bukan hanya terkait pada pengembangan produk baru, melainkan juga inovasi yang dilakukan terhadap sistem yang sedang berjalan, untuk menciptakan lingkungan kerja yang dinamis, untuk mengikuti perkembangan pasar. Hal ini dapat dilakukan dengan mengajak karyawan untuk berdiskusi bagaimana cara meningkatkan produktivitas perusahaan baik internal maupun eksternal. Namun cara ini hanya akan berhasil jika ada prosedur yang jelas, misalnya penerapan sistem reward and punishment. Dari semua perspektif dalam balanced scorecard, inovasi dan pembelajaran merupakan pengukuran yang paling abstrak.

  1. Finansial Perspektif

Perspektif finansial terdiri dari ukuran umum yang biasa digunakan dalam perhitungan finansial, untuk melihat kondisi keuangan organisasi. Contoh indikator finansial yang berhubungan dengan proyek ICT adalah return if investment (ROI), the economic value added (EVA), net profit, added value per karyawan, dan lain sebagainya.
Hubungan antar perspektif terjalin dengan erat, karena satu tolak ukur akan mempengaruhi yang lain. Contohnya, jumlah pegawai pada perpektif internal akan mempengaruhi asset per karyawan pada perpektif finansial, kebutuhan training pada inovasi dan pembelajaran akan mempengaruhi pengeluaran biaya dari segi finansial.

 

Bab 6 : Penilaian Posisi Strategis

Dalam menilai posisi strategis saat ini dengan mengidentifikasi apakah bisnis sudah berjalan dengan sukses atau belum. Ukuran financial belum dapat memberikan indikator-indikator yang dapat dipercaya untuk menilai kinerja perusahaan. Namun masalah ini dapat diukur dengan dua tingkatan yakni dilihat perusahaan secara keseluruhan dan tingkat unit operasi. Bagaimana dua hal tersebut bisa untuk mengukur jelaskan.

Keseluruhan Perusahaan, untuk mengukur kinerja manajemen sebuah perusahaan pada perusahaan public, digunakan pembagian dividen dan kenaikan harga di pasar saham sebagai indicator utama. Hal ini tidak terlalu tepat untuk jangka pendek karena harga saham ditentukan oleh ekspektasi investor dalam jangka panjang. Karena masalah ini, kadang manajer cenderung untuk menilai kinerjanya melalui ukuran-ukuran akunting, seperti tingkat pengembalian terhadap capital dan pendapatan persatuan saham. Ukuran ini pun bahkan lebih tidak memuaskan karena rentan terhadap manipulasi akuntansi. Cara-cara baru untuk menilai kinerja seperti melihat nilai tambah ekonomi dapat menyediakan ukuran yang lebih baik, namun masih tetap belum dapat menjadi indicator dari penciptaan nilai dalam jangka panjang.

Unit Operasi, untuk menilai kinerja dari unit operasi pada sebuah perusahaan adalah dengan cara melihat nilai manajemen yang telah diciptakan. Masalahnya adalah nilai ini timbul berdasarkan perkiraan yang sangat tidak pasti dari cash-flow jangka panjang yang dapat menimbulkan hasil yang bias. Oleh karena itu, ukuran dalam unit operasi lagi-lagi masih menggunakan ukuran seperti tingkat pengembalian terhadap capital dan keuntungan atau nilai tambah ekonomis yang merupakan ukuran yang kurang dapat dipercaya dalam mengukur nilai jangka panjang.

 

Bab 7 : Pemasaran Strategis untuk Pertumbuhan Parusahaan dan Penciptaan Nilai bagi Pemegang Saham

Terdapat enam tahap dalam mengembangkan strategi pemasaran, sebutkan dan jelaskan secara singkat.

  1. Membentuk tim yang berbeda fungsi. Input dalam tahap ini adalah perwakilan dari bentuk bisnis yang berbeda fungsi, seperti teknik, pemasaran, operasi, dan penjualan. Outputnya adalah mendapatkan komitmen dalam mengembangkan rencana kerja
  2. Brainstorming dan pengembangan hipotesis. Input dalam tahap ini adalah ide tentang kesempatan pasar dan kemungkinan strategi. Output dari tahap ini adalah definisi dan hipotesis pasar tentang factor kunci kesuksesan
  3. Mengumpulkan data. Input dalam proses ini adalah pengumpulan data seperti audit internal, sumber-sumber sekunder, dan penelitian primer. Output dari tahap ini adalah mengembangkan review berdasarkan fakta dan memperbaiki hipotesis
  4. Penilaian posisi strategis. Input dari tahap ini berupa pertanyaan kunci seperti di manakah kita sekarang? Bagaimana kita sampai disini? Apa yang kita tuju? Output dari tahap ini adalah kita mengetahui pelanggan, competitor, dan tren-tren kunci dalam industri
  5. Mengevaluasi pilihan untuk berkembang. Input dari tahap ini adalah pilihan apa saja yang digunakan untuk meningkatkan kinerja. Output dari tahap ini adalah mendapatkan daftar pilihan strategis dan memililh nilai yang memaksimalkan pilihan
  6. Mengembangkan rencana pemasaran. Input dari tahap ini adalah tujuan strategis, focus strategi, target konsumen, dan strategi inti. Output dari tahap ini adalah analisis nilai pemegang saham, bauran pemasaran, dan indicator kinerja

Bab 8 : Perencanaan Pasar Strategis

Perencanaan pasar strategis berhubungan dengan investasi. Bagaimana proses hubungan yang terjadi ?

Pasar barang menjadi kuat dalam pasar yang atraktif dan keunggulan kompetitif menghadirkan posisi portofolio yang lebih kuat dan peluang terbaik bagi kinerja keuntungan. Memiliki pasar produk pada posisi ini biasanya mengarahkan untuk suatu perencanaan strategi pasar untuk menginvestasikan dan melindungi posisi keaktratifan ini. Untuk masing-masing kombinasi dari keaktraktifan dan keunggulan kompetitif, ada suatu perencanaan pasar strategis yang harus dipahami, yakni :

  1. Investasi untuk tumbuh (invest to grow) merupakan sebuah perencanaan strategi pasar yang ofensif untuk menginvestasikan sumber daya pemasaran untuk mengembangkan pasar atau posisi produk di satu pasar. Contohnya, Dell Computer telah berinvestasi selama 15 tahun untuk mengembangkan pasar PC (personal computer) dan pangsa pasarnya
  2. Investasi untuk memperbaiki posisi (invest to improve position) merupakan sebuah perencanaan strategi pasar yang ofensif dalam mencari perbaikan bagi keunggulan kompetitif sebuah bisnis dalam segmen pasar yang atraktif. Lexus, Mercedes, dan BMW secara selektif berinvestasi untuk memperkuat posisi persaingannya dalam segmen SUV pasar otomotif. Ini merupakan segmen yang tumbuh dalam keaktratifan pasar tapi tiap perusahaan kekurangan produk kompetitif dalam segmen ini relatif terhadap pemimpin pasar (market leader)

Bab 9 : Ukuran Kinerja dan Pelaksanaan Srategis

Apa langkah yang harus ditempuh oleh perusahaan dalam meningkatkan kinerja pemasaran sehingga volume penjualan dan produktivitas meningkat dengan semakin beragamnya produk-produk sejenis yang merupakan pesaing?

  1. Memiliki rencana pemasaran
  2. Pihak manajemen tetap berkomitmen pada rencana pemasaran dan pengawasan terhadap kemajuannya
  3. Menentukan jangka waktu untuk berhasil
  4. Mengalokasikan dan memastikan sumber daya yang diperlukan akan terpenuhi dengan baik untuk dapat mendukung implementasi rencana pemasaran
  5. Mengkomunikasikan rencana pemasaran baik ke internal maupun eksternal, sehingga setiap individu akan dapat memahami peran dan tanggung jawab terhadap keberhasilan implementasi rencana pemasaran
  6. Melakukan pelatihan yang dapat mendukung implementasi rencana pemasaran
  7. Rencana pemasaran harus bersifat adaptif, harus mampu beradaptasi menghadapi kondisi yang selalu berubah ataupun kondisi yang tidak diharapkan
  8. Melakukan peningkatan secara berkelanjutan
  9. Melakukan evaluasi implementasi rencana pemasaran

Bab 10 : Ekuitas Merek : Mengukur Kinerja Pemasaran Berdasarkan Persepsi dan Sikap Konsumen

Apa strategi yang harus ditempuh bagi perusahaan dalam negri dalam memasarkan produknya dan menarik minat konsumen untuk membeli produk lokal yang kualitasnya tidak kalah dibandingkan produk luar negri mengingat kecenderungan konsumen lebih mementingkan merk luar negri dibandingkan merk lokal ?

Membangun brand image dengan memberikan penawaran nilai lebih untuk konsumen dan perbedaan penawaran dari kompetitornya, sehingga tercipta brand awareness, brand association, perceived quality, brand loyalty terhadap produk

Bab 11 : Analisis Ekuitas Merek Berbagai Tepung Terigu

Mengapa merek Segitiga Biru menjadi Top of Mind di produk tepung terigu? Apa yang dilakukan sehingga bisa seperti itu?

Segitiga Biru diiklankan melalui televisi dan berbagai media lainnya, seperti media cetak dan ruang, sehingga masyarakat sangat mengenal Segitiga Biru

Bab 12 : Merek Popular Belum Tentu Dikonsumsi

Mengapa merek yang menjadi Top of Mind tidak selalu menjadi merek yang paling banyak dikonsumsi di pasaran. Apa yang menyebabkan hal tersebut terjadi?

Karena popularitas merek bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi seorang konsumen untuk membeli merek tersebut. Sehingga dapat disimpulkan bahwa program iklan dan komunikasi lainnya untuk mempopulerkan merek memang penting, namun produsen jangan hanya mengandalkan iklan dan promosi untuk membujuk seorang konsumen membeli merek produknya

Bab 13 : Analisis Hubungan Antara Persepsi Popularitas, Persepsi Kualitas, Persepsi Harga dengan Merek Teh Celup yang Dikonsumsi

Apa yang dipertimbangkan oleh konsumen apabila akan memilih suatu produk?Mana yang lebih dipilih oleh konsumen teh celup, kualitas atau harga?

Faktor yang menentukan konsumen dalam pemilihan produk :

  1. Popularitas
  2. Kualitas
  3. Harga
  4. Merek

Terdapat hubungan yang nyata antara persepsi popularitas dengan merek yang dikonsumsi, antara persepsi kualitas dengan merek yang dikonsumsi, namun tidak terdapat hubungan yang nyata antara persepsi harga dengan merek yang dikonsumsi. Sehingga yang lebih dipilih oleh konsumen adalah kualitas teh celup.


Posted in Uncategorized by with comments disabled.

Jawaban & Pertanyaan Presentasi Jurnal

Oleh : Rizka Wahyu Romadhona

Based on lecture by Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, MSc

Marketing Class R46 Master of Management Graduate Program of Management and Business Agriculture University (Institut Pertanian Bogor-IPB) Indonesia

Pertanyaan : Siapakah target dari Social Security Coupon? Apa keuntungan dan kerugiannya?

Jawaban : Targetnya adalah seluruh penduduk di Prancis. Keuntungan penggunaan social security coupon adalah masyarakat banyak membeli produk tersebut, karena harganya lebih murah bila dibandingkan dengan produk lain (hanya membayar 40%). Kerugiannya adalah perusahaan harus mendaftarkan ke Departemen Kesehatan, yang membutuhkan birokrasi yang cukup panjang.


Posted in Uncategorized by with comments disabled.

CEO EXCHANGE

Oleh : Rizka Wahyu Romadhona

Based on lecture by Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, MSc

Marketing Class R46 Master of Management Graduate Program of Management and Business Agriculture University (Institut Pertanian Bogor-IPB) Indonesia

Dua kalimat inspiratif dari :

1. Jeffrey R. Immelt, CEO GE-General Electric’s : Gagal dalam mendapatkan pekerjaan lebih baik daripada gagal dalam melaksanakan pekerjaan

2. Irene Rosenveld, CEO of KRAFT FOODS : Jangan pernah melewatkan kesempatan dan harus berani mengambilnya


Posted in Uncategorized by with comments disabled.

Product Strategy

Rizka Wahyu Romadhona, ST

Based on lecture by Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, MSc

Marketing Class R46 – Master of Management Graduate Program of Management and Business Agricultural University (Institut Pertanian Bogor – IPB) Indonesia

Dalam sebuah bisnis, pemasaran/marketing merupakan salah satu faktor penting yang menentukan berkembangnya bisnis tersebut. Konsep pemasaran atau yang lebih dikenal dengan marketing mix yang saat ini di terapkan oleh banyak perusahaan adalah :

Setiap karyawan harus menjalankan fungsi marketing, karena hal itu merupakan titik kontak dengan customer.

Selain barang dan jasa, produk lain yang dapat ditawarkan di pasar adalah experiences, event, properties, organisasi, informasi, ide, dll. Pembagian produk berdasarkan levelnya adalah sebagai berikut :

Produk juga dapat dibagi berdasarkan klasifikasinya :

 

 

 

Berdasarkan pengelompokan produk-produk di atas, maka seorang marketer harus tajam melihat needs, wants, dan daya beli masyarakat.

 

 

 

 

 

 

 


Posted in Uncategorized by with comments disabled.

Perkembangan Storage Devices

Storage device pada sistem komputer adalah kata lain dari secondary storage. Fungsinya untuk menyimpan data dan sistem operasi. Perkembangan storage device sejak komputer tercipta berubah sangat signifikan. Berikut adalah jenis-jenis storage device :

1. Punch Card

Sejak tahun 1725 telah dirancang sebuah media untuk menyimpan data yang diperkenalkan oleh seorang tokoh bernama Basile Bouchon menggunakan sebuah kertas berforasi untuk menyimpan pola yang digunakan pada kain. Namun pertama kali dipatenkan untuk penyimpanan data sekitar 23 September 1884 oleh Herman Hollerith – sebuah penemuan yang digunakan lebih dari 100 tahun hingga pertengahan 1970. Contoh di sini adalah bagaimana sebuah punch card dapat berfungsi sebagai media penyimpanan, memiliki 90 kolom (90 column punch card), terjadi tahun 1972. Jumlah data yang tersimpan dalam media tersebut sangat kecil, dan fungsi utamanya bukanlah menyimpan data namun menyimpan pengaturan (setting) untuk mesin yang berbeda.

2. Paper Tape

Seorang tokoh bernama Alexander Bain merupakan orang yang pertama kali mengetahui penggunaan paper tape yang biasanya digunakan untuk mesin faksimili dan mesin telegram (tahun 1846). Setiap baris tape menampilkan satu karakter, namun karena Anda dapat membuat fanfold dengan mudah maka dapat menyimpan beberapa data secara signifikan menggunakan punch tape dibandingkan dengan punch card.

3. Selectron Tube

Pada tahun 1946 RCA mulai mengembagkan Selectron Tube yang merupakan awal format memori komputer dan Selectron Tube terbesar berukuran 10 inci yang dapat menyimpan 4096 bits Harga satu buah tabung sangat mahal dan umurnya sangat pendek di pasaran.

 

 

4. Magnetic Tape

Pada tahun 1950-an magnetic tape telah digunakan pertama kali oleh IBM untuk menyimpan data. Saat sebuah rol magetic tape dapat menyimpan data setara dengan 10.000 punch card, membuat magnetic tape sangat populer sebagai cara menyimpan data komputer hingga pertengahan tahun 1980-an.

 

 

 

5. Compact Cassette

Compact Cassette merupakan salah satu bagian dari Magnetic Tape, dikarenakan sudah banyak dari kita yang telah memilikinya, hal itu menjadi bagian yang khus

us. Compact Cassette diperkenalkan oleh Philips pada tahun 1963, namun tidak sampai tahun 1970 menjadi populer. Komputer, seperti ZX Spectrum, Commodore 64 dan Amstrad CPC menggunakan kaset untuk menyimpan data. Standar 90 menit Compact Cassette dapat menyimpan sekitar 700kB hingga 1MB dari da

ta tiap sisinya. Jika disetarakan dengan DVD, maka data dalam Compact Cassette dapat dijalankan selama 281 hari.

 

6. Magnetic Drum

Magnetic Drum memiliki panjang 16 inci yang bekerja 12.500 putaran tiap menit. Media ini digunakan untuk menunjang komputer IBM 650 sekitar 10.000 karakter dari Memori Utama.

 

 

7. Floppy Disk

Floppy Disk Drive yaitu suatu perangkat yang ada di dalam komputer sebagai asesoris dan pelengkap yang dapat menyimpan data di dalam disket dengan kapasitas rendah.Pada tahun 1969, floppy disk pertama kali diperkenalkan. Saat itu hanya bisa membaca (read-only), jadi ketika data tersimpan tidak dapat dimodifikasi maupun dihapus. Ukurannya 8 inch dan dapat menyimpan data sekitar 80kB. Selain dapat menyimpan data didalam disket floppy disk juga dapat untuk booting computer, di dalam computer terdapat maximal dua floppy disk yaitu flopy “A” dan flopy “B” tetapi biasanya yang terpasang hanya flopy “A “ saja karena kegunaannya sangatlah terbatas.

Empat tahun kemudian, floppy disk yang sama muncul dan dapat menyimpan data sebanyak 256kB. Selain itu, memiliki kemampuan dapat ditulis kembali (writeable). Perkembangan selanjutnya, pada tahun 1990 lahir disk dengan ukuran 3 inci yang dapat menyimpan data sekitar 250 MB, atau biasa disebut juga Zip disk.

 

8. World’s first hard drive

Tanggal 13 September 1956, komputer IBM 305 RAMA dalam kondisi tidak terselubungi. Komputer tidak mengalami perubahan sejak dapat menyimpan data sekitar 4.4 MB (setara dengan 5 milyar karakter) – saat itu sudah menjadi hal yang menakjubkan. Data tersimpan dalam 50 buah Magnetic Diks yang berukuran 24 inci. Lebih dari 1000 sistim dibangun dan diproduksi pada akhir tahun 1961. IBM mengeluarkan seharga $3,200 per bulan untuk memproduksi komputer.

 

 

 

9. Hard drive

Hard drive masih diproduksi di bawah pengembangan yang tetap (konstan). Hitachi Deskstar 7K yang Anda lihat pada gambar di bawah adalah hard drive pertama kali yang dapat menyimpan data 500GB setara dengan 120.000 World’s first hard drive IBM 305 RAMAC. Hal ini cenderung tiap tahun kita dapat memperoleh drive yang dapat menyimpan data secara cepat dengan harga murah.

10. Hard Disk

Hard disk merupakan salah satu media penyimpan data pada komputer yang terdiri dari kumpulan piringan magnetis yang keras dan berputar, serta komponen-komponen elektronik lainnya. Hard disk menggunakan piringan datar yang disebut dengan platter, yang pada kedua sisinya dilapisi dengan suatu material yang dirancang agar bisa menyimpan informasi secara magnetis. Platter-platter tersebut disusun dengan melubangi tengahnya dan disusun pada suatu spindle. Platter berputar dengan kecepatan yang sangat tinggi yang dikendalikan oleh spindle motor yang terhubung pada spindle. Alat elektromagnetik baca tulis khusus yang bernama head terpasang pada slider dan digunakan untuk menyimpan informasi ke dalam piringan atau membacanya. Slider terpasang di atas arm, yang kesemuanya terhubung secara mekanis pada suatu kumpulan tunggal dan tersambung pada permukaan piringan melalui suatu alat yang disebut dengan actuator. Selain itu ada juga logic board mengatur aktifitas komponen-komponen lain dan berkomunikasi dengan PC.

Setiap permukaan pada satu platter bisa menampung sekitar sepuluh milyar bit data yang diorganisasikan pada suatu “potongan” yang lebih besar dengan alasan kemudahan, dan memungkinkan pengaksesan informasi dengan lebih mudah dan cepat. Setiap platter memiliki dua head, satu di atas dan satu lagi di bawah, sehingga hard disk dengan dua platter memiliki empat permukaan dan empat head. Setiap platter menyimpan informasi dalam lingkaran-lingkaran yang disebut dengan track. Kemudian tiap track “dipotong-potong” lagi menjadi beberapa bagian yang disebut dengan sector, yang mana masing-masing sector menampung informasi sebesar 512 bytes.Seluruh hard disk harus dibuat dengan tingkat presisi yang sangat tinggi karena komponen-komponennya berukuran sangat kecil. Bagian terpenting dari hard disk harus ditempatkan pada suatu tempat yang tidak bisa dimasuki udara untuk memastikan tidak ada benda asing yang masuk dan menempel pada permukaan platter yang bisa menyebabkan kerusakan head.

11.  Laser Disk

Tahun 1958, Laser Disk ditemukan namun tidak sampai tahun 1972 untuk pertama kalinya Video Disk didemonstrasikan kepada publik. Enam tahun kemudian, yaitu tahun 1978, sudah tersedia di beberapa pasaran. Hal yang tidak mungkin menyimpan data pada disk, namun mereka dapat menyimpan data dalam bentuk video dan gambar secara signifikan dengan kualitas tinggi lebih canggih dari teknik pada VHS.

12. Compact Disk

Dewasa ini compact disk (CD) banyak dipakai untuk media penyimpanan data. CD yang dipakai untuk menyimpan data yang sifatnya read only atau hanya dapat dibaca, namanya dikenal dengan CD-ROM. Pada umumnya produk-produk CD-ROM merupakan suatu pangkalan data (database), yang pengoperasiannya memerlukan paling sedikit seperangkat personal komputer dengan hard disk, CD drive, dan printer bila diperlukan. Data yang disimpan pada CD-ROM dapat berupa teks, grafik, gambar dan sebagainya. CD-ROM sesuai untuk menyimpan informasi yang sifatnya statis seperti arsip, kamus, ensiklopedia dan sebagainya. Sebagai media penyimpan data, CD-ROM memiliki sejumlah keunggulan. Phiri (1993) mengemukakan ada sejumlah keunggulan yang dimiliki oleh CDROM, antara lain : a) kapasitas penyimpanan yang besar, b) tahan lama, c) bentuknya telah distandarisasi secara internasional, sehingga dapat mempergunakan peralatan yang sudah standar, d) penelusuran dapat dilakukan pada jaringan maupun in-house, Compact disk muncul bermula dari penemuan Laser Disk, namun berukuran lebih kecil. Dikembangkan oleh kerjasama antara SONY dan Philips pada tahun 1979 dan Compact Disk sangat berlimpah di pasaran pada tahun 1982. Sekarang tipe CD dapat menyimpan data sebesar 700MB. e) bersifat user friendly, f) informasi yang diinginkan dapat di-download ke dalam media magnetik. Sebagai contoh, CD-ROM dengan ukuran 600 Megabyte (600 MB Compact Disk) mempunyai kecepatan akses 300 ms. CD-Rom ini dapat menyimpan 200.000 halaman teks, 90 menit (1,5 jam) digital audio, 70 menit digital MPEG video, 20 full color JPEG hi-ress pictures, dan 19.000 scanned images atau sekitar 7 laci file kabinet.  Keunggulan lain dari CD-ROM ialah mudah digunakan, memiliki daya tahan yang kuat dan usia sangat lama yaitu dapat bertahan sampai 50 tahun. Selain dapat diakses pada komputer stand alone, CD-ROM juga dapat diakses oleh beberapa komputer (multi user) secara online dalam suatu jaringan. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan juke box yaitu berupa media penyimpanan optik yang dapat menyimpan beberapa CD, dimana CD tersebut dapat diakses secara bersama oleh beberapa komputer. Pemanfaatan beberapa CD tersebut bisa dilakukan secara serentak, karena juke box menggunakan  teknologi robotik untuk pengaturannya. Dengan menggunakan jux box tersebut, maka terjadi proses temu  kembali dan penyimpanan yang semakin efektif dan efisien. Misalnya, sebuah juke box yang dapat menyimpan 16 optical disk, itu berarti dapat menyimpan teks sebanyak 512 laci file cabinet, atau 1.024.000 halaman kertas ukuran A4. Karena 1 (satu) optical disk bisa memuat teks sebanyak 32 laci file cabinet atau sekitar 64.000 halaman kertas ukuran A4.

13. WORM

Teknologi penyimpanan WORM (Write Once Read Many) mirip dengan teknologi CD-ROM. WORM menawarkan atau memberikan hanya sekali penulisan data (write once), sedangkan data yang tersimpan bisa dibaca atau ditemukan kembali berkali-kali (read many). Suatu cantuman yang berupa data original tidak bisa dimodifikasi, tetapi dapat di-updated dengan menulis sebuah file baru di tempat lain pada disk (multiple write session), dan kedua file tersebut dapat dihubungkan atau digabungkan melalui sebuah pointer software. Ketika operasi pembacaan atau pencarian data dilakukan, file baru yang di-updated tersebut akan terpanggil (terambil), meskipun file asli masih

ada.  Pada mulanya WORM digunakan sebagai alternatif media penyimpanan yang dipandang jauh lebih efektif terutama dalam hal pembiayaan jika dibanding dengan media magnetik. Akan tetapi setelah munculnya teknologi penyimpanan data yang sifatnya erasable atau rewritable, penggunaan dan pertumbuhan media WORM dalam penyimpanan data semakin kecil. Namun demikian, karena data yang terekam pada WORM tidak bisa dihapus, maka media ini sangat tepat digunakan untuk menyimpan data yang sifatnya statis. Oleh karena itu, WORM banyak digunakan untuk menyimpan

data arsip, dan informasi lain yang sifatnya sensitif, yang mempunyai aspek legal atau aspek hukum. Untuk menyimpan dan membaca data pada WORM diaplikasikan berbagai teknologi.  Teknologi WORM menggunakan beragam teknologi, dimana masing-masing teknologi menyebabkan cacat atau bekas yang permanen pada permukaan disk.  Cacat atau bekas tersebut dapat berbentuk sebuah lobang (pit), gelembung (bubble), campuran logam (alloy), atau perubahan dalam media yang sesungguhnya yang tidak dapat dikembalikan. Untuk memanggil kembali informasi, digunakan sinar laser dengan

intensitas rendah. Cahaya yang dipantulkan dari permukaan disk diukur. Cacat atau bekas yang ada pada permukaan disk akan menyebarkan cahaya secara terpencar, dan bagian permukaan yang tidak cacat atau berbekas akan memantulkan kembali cahaya tersebut. Cacat atau bekas pada permukaan disk tersebut diinterpretasikan sebagai suatu bilangan binair 1 atau 0, tergantung kepada perusahaan pembuatnya.

14. Magneto Optical

Magneto optical adalah media penyimpanan yang sifatnya rewritable atau kadang-kadang disebut erasable. Rewritable adalah bentuk terbaru dalam penyimpanan optik. Penyimpanan optik yang rewritable mempunyai kemampuan membaca dan menulis yang sama dengan media magnetik, dengan kemampuan tambahan atau nilai tambah dalam kapasitas penyimpanan yang sangat besar. Teknologi optik rewritable yang paling banyak digunakan adalah magneto optical disingkat MO (McDonell, 1993 : 9).  Magneto optical adalah suatu bentuk perekaman magnetik yang didukung secara optik dengan menggunakan laser untuk memanasi bagian-bagian tertentu dari permukaan piringan. Bagian-bagian ini ketika dipanasi mudah tersinggung kepada magnet dan selanjutnya dapat digunakan untuk merekam data. Ketika temperatur kembali ke keadaan normal, bagian-bagian yang telah dipanasi tersebut akan menjadi resistant terhadap magnet, kemudian membuat data yang terekam menjadi lebih stabil dibandingkan dengan media magnetik yang lain.  Penyimpanan data pada media magneto optical adalah menggunakan penggabungan teknologi magnetik dan optik (Bradley,1989 : 56). Media ini mempunyai sejumlah keunggulan dibanding dengan media penyimpanan lainnya. Karena media ini bersifat rewritable atau erasable, sehingga  peng-update-an, dan penghapusan data dapat dilakukan. Data yang ada bisa ditambah atau dikurangi sesuai kebutuhan penyimpanan.  Media ini sangat cocok digunakan untuk penyimpanan data yang sifatnya selalu berubah, misalnya di perpustakaan untuk menyimpan data katalog koleksi yang selalu bertambah. Karena sifat media ini yang dinamis, maka penambahan data pada file yang sama dapat dilakukan dengan saling menyambung. Selain itu, media ini mempunyai daya tahan yang kuat dan memiliki kapasitas simpan yang sangat besar. Media ini dinyatakan sebagai media yang kuat karena biasanya memiliki cartidge yang fungsinya untuk melindungi disk, sehingga tidak mudah tergores atau rusak. Berbeda halnya dengan CD-ROM yang tidak mempunyai cartidge, karena bentuknya terbuka sehingga sangat memungkinkan mudah tergores atau rusak. Sebagai contoh, Magneto Optical Cartidge dengan ukuran 2.6 GygaByte (2.6 GB Magneto Optical Cartidge) mempunyai kecepatan akses 20 ms. Media ini dapat menyimpan data sampai 1.500.000 halaman teks, 380 menit digital audio, 300 menit digital MPEG video, 90 full color JPEG hi-res picture, dan sampai 90.000 scanned pages atau sekitar 32 laci file cabinet (drawers). Media ini mudah digunakan, dinamis dan bisa tahan sampai usia 150 tahun.

15. Digital Linier Tape

Pendekatan lain yang dilakukan untuk penyimpanan data dalam skala besar ialah menggunakan digital linear tape (DLT). Media ini sangat populer digunakan dalam penyimpanan data di perpustakaan digital. Beberapa keunggulan media ini ialah kapasitas simpannya yang sangat besar, sifatnya yang dinamis, mudah digunakan, dan harganya murah. Kecepatan akses media ini memang masih di bawah kecepatan akses compact disc (CD), namun masih lebih cepat jika dibandingkan dengan kecepatan akses pada media magneto optical. Akan tetapi daya tahan atau usia media ini jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan compact disc (CD) dan magneto-optical (MO).Digital linear tape ini hanya memiliki daya tahan kira -kira sampai 5 (tahun), sedangkan compact disc (CD) dapat tahan sampai 50 tahun, dan magneto optical dapat tahan sampai usia 150 tahun. Sebagai contoh, 40 GB Digital Linear Tape memiliki kecepatan akses 30 ms (30 ms access time), jauh lebih cepat dibanding dengan 2.6 GB magneto-optical catridge yang hanya memiliki kecepatan akses 20 ms (20 ms access time). Media digital linear tape ukuran 40 GB ini mampu menyimpan data sampai 23.500.000 halaman teks, 5800 menit digital audio , 4600 menit MPEG video, 1500 full color JPEG hi-res pictures, dan sekitar 1.400.000 scanned pages atau kira-kira 500 laci file cabinet halaman teks. Harganya murah, sekitar $ 200 atau sekitar  $ 0,005 per MB. Dengan kapasitas simpan yang sangat besar dan kecepatan aksesnya, menjadikan media ini populer digunakan dalam perpustakaan digital yaitu perpustakaan yang semua koleksinya terdiri dari dokumen digital.

16. DVD

DVD (Digital Versatile Disc atau Digital Video Disc) merupakan dasar dari CD menggunakan teknologi laser yang berbeda. Panjang gelombang laser menggunakan 780nm sinar inframerah (standar CD menggunakan 625 nm hingga 650nm sinar inframerah) yang membuatnya memungkinkan menyimpan data pada space yang sama. Dua lapisan DVD dapat menyimpan data sebesar 8.5 GB.

17.  Flash Disc

Penemuan Flash Memory (NOR dan NAND) oleh Dr Fujio Masuoka tahun 1984 ketika sedang bekerja pada Toshiba sedangkan nama flash sendiri diberikan oleh koleganya yaitu Mr. Shoji Ariizumi. Type flash chip type NOR yang diperdagangkan dikenalkan oleh intel pada tahun 1988. NOR flash adalah flash dasar yang membutuhkan waktu yang cukup lama dalam menghapus dan menulis, tetapi menyediakan alamat penuh dan jalur data, memberikan akses secara acak terhadap semua lokasi memori. Tetapi sangat bagus untuk menggantikan ROM model lama, dimana memungkinkan untuk mengupdate kode program yang tersimpan. Contoh adalah BIOS. NAND flash di announced oleh Toshiba pada tahun 1989, dimana bisa melakukan proses penghapusan dan penulisan yang lebih cepat, membutuhkan tempat yang kecil untuk chip per selnya. Dengan bertambahnya kapasitas tetapi biaya bisa ditekan menyebabkan flash tipe ini cocok digunakan untuk secondary storage.

Flash Disk adalah piranti penyimpan dari floppy drive jenis lain dengan menggunakan kabel interface jenis USB (Universal Serial Bus). Flash drive ini bisa dibaca dan ditulis, sangat praktis dan ringan dengan ukuran berkisar 50 x 15 x 6 mm. Bahkan untuk saat ini, ukurannya semakin kecil dengan kapasitas yang jauh lebih besar, hingga mencapai 1 TB.

Untuk penyimpan data biasa, sumber tenaga diambil langsung melalui USB yang dikoneksi ke PC, secara otomatis di layar monitor akan menyala dan dan menampilkan pesan pada layar yang memberitahukan bahwa koneksi sedang berlangsung antara flash drive dengan PC.

USB flash drive memiliki banyak kelebihan dibandingkan alat penyimpanan data lainnya, khususnya disket. Alat ini lebih cepat, kecil, dengan kapasitas lebih besar, serta lebih dapat diandalkan daripada disket (karena tidak memiliki bagian yang bergerak).

18.  SD Card

SD High-Capacity (SDHC) kartu menyediakan lebih banyak daya penyimpanan yang dapat dilepas daripada sebelumnya. With a capacity range starting at 4GB and going up to 32GB, developers have the choice to specify three data-writing speeds at guaranteed minimum data transfer rates. Dengan rentang kapasitas mulai dari 4GB dan pergi hingga 32GB, pengembang memiliki tiga pilihan untuk menentukan kecepatan penulisan data di dijamin minimal kecepatan transfer data.

The SD Association has established a new specification rating for the minimum data transfer for standard and high-capacity cards, as well as both types of host products. Asosiasi SD telah menetapkan spesifikasi baru rating untuk transfer data minimum untuk standar dan kartu berkapasitas tinggi, serta tuan rumah kedua jenis produk. With the new Speed Class specifications, the host product can check the fragmented state in the card and calculate the write speed in each part of the card. The host can then determine where to write the data according to its speed requirement. The three SDHC speed classes – Class 2, Class 4 and Class 6 – transfer data at least 2, 4 and 6MB per second. Dengan spesifikasi Kelas Panggilan baru, produk tuan rumah dapat memeriksa negara terpecah dalam kartu dan menghitung kecepatan tulis pada setiap bagian dari kartu. Tuan rumah kemudian dapat menentukan tempat untuk menulis data kecepatan sesuai dengan kebutuhan. Tiga kecepatan SDHC Kelas – Kelas 2, Kelas 4 dan Kelas 6 – mentransfer data sekurang-kurangnya 2, 4 dan 6MB per detik.

19. Media Penyimpanan Masa Depan

Ada beberapa media penyimpanan data modern seperti kartu memori (memory card), kita tidak memiliki hal semacam itu, namun dalam perkembangan masa depan ada kemungkinan me-launching Blu-Ray dan HD DVD – persaingan dua format sebagai pengganti compact disc yang dapat menyimpan data lebih banyak.
Apa yang akan Anda ucapkan jika suatu saat memiliki Holographic Versatile Disc (HVD) yang dapat menyimpan data 160 kali lebih banyak dari Blu-Ray Disc. Kemampuan menyimpa data hingga 3.9 TB (Tera Byte) dalam sebuah disk atau secara dengan 4.600 – 11.900 jam menjalankan video menggunakan MPEG4.

 

 

Daftar Pustaka :

http://yudi.staff.uns.ac.id/2009/03/09/sejarah-perkembangan-media-penyimpan-data/

http://windha-kumala.web.ugm.ac.id/?p=76

http://id.wikipedia.org/wiki/Penyimpanan_data_komputer

http://dosen.stiki.ac.id/eva/Sistem%20Berkas/SISTEM%20BERKAS_2.ppt

 

 


Posted in Uncategorized by with comments disabled.

Hello world!

Welcome to Blog Mahasiswa MB IPB. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging! Url your blog Blog Mahasiswa MB IPB


Posted in Uncategorized by with comments disabled.
Skip to toolbar